Menyajikan Berita Inovasi yang Menghibur
Selamat datang para calon teknisi jaringan dan kreator konten digital Kelas XI TJKT SMK Negeri 1 Mundu! Pelajari seni menyusun teks berita yang akurat, berbobot piramida terbalik, dan sajikan inovasi teknologi pesisir lokal ke dalam format vlog yang seru, kreatif, dan komunikatif.
Murid TJKT
Kelas XI TJKT • SMKN 1 Mundu
1. Eksplorasi Inovasi Lokal
Murid diajak menelusuri teknologi mutakhir di pesisir Cirebon, seperti IoT tambak udang, jaringan Wi-Fi pesisir, dan sensor cuaca maritim karya jurusan TJKT.
2. Struktur & Bahasa Berita
Menguasai piramida terbalik, unsur ADIKSIMBA, kalimat majemuk (setara, berlawanan, bertingkat), serta kalimat langsung narasumber teknisi secara tepat.
3. Presentasi & Vlog Menghibur
Menjadi naravlog yang percaya diri dengan teleprompter interaktif, vokal artikulatif, intonasi memikat, dan kesiapan tampil di depan kelas maupun platform media sosial.
Peta Jalan Pembelajaran Murid
Ikuti tahapan berurutan untuk mencapai kompetensi paripurna
Pahami Tujuan
Cermati 3 capaian dan lakukan asesmen awal kesiapan belajar.
Eksplorasi Materi
Piramida terbalik, ADIKSIMBA, kalimat majemuk, 10 jenis berita, & vlog.
Simulasi Studio
Susun draf inovasi TJKT dan latih siaran dengan teleprompter virtual.
Uji Kuis & Refleksi
Jawab 10 soal HOTS, raih sertifikat, dan isi refleksi 3-2-1.
Tujuan Pembelajaran Kelas XI TJKT
Berikut adalah tiga kompetensi utama yang harus dicapai murid dalam pembelajaran materi menyajikan berita inovasi yang menghibur di SMKN 1 Mundu:
Pengumpulan Data & Informasi Inovasi
Berdasarkan hasil pengamatan atau penelusuran, murid mampu mengumpulkan data dan informasi tentang inovasi lokal yang menarik secara mandiri.
• Mengidentifikasi fakta & data inovasi teknologi pesisir/maritim/jaringan.
• Menilai kelayakan berita berdasarkan 6 kriteria (aktual, faktual, unik, proximity, dll).
Penyusunan Draf Berita Berstruktur
Secara kolaboratif, murid dapat menyusun draf teks berita inovasi yang menghibur dengan menerapkan struktur piramida terbalik dan kaidah kebahasaan yang benar.
• Menyusun Judul, Lead (ADIKSIMBA), Bridge, Body, dan Leg.
• Menerapkan kalimat majemuk (setara, berlawanan, bertingkat) dan kalimat langsung narasumber.
Penyajian Presentasi & Vlog Berita
Melalui presentasi di depan kelas atau format vlog, murid mampu menyajikan berita inovasi yang menghibur dengan percaya diri, kreatif, dan komunikatif.
• Menunjukkan intonasi wajar, artikulasi jelas, dan gestur memikat.
• Memanfaatkan media video/teleprompter dan menyisipkan humor/visual yang santun.
Checklist Kesiapan Belajar Awal Murid
Centang poin di bawah ini untuk menilai pemahaman awal Anda sebelum masuk ke modul materi:
Materi Teks Berita & Penyajian Vlog
Bahan ajar terstruktur berdasarkan Kurikulum Bahasa Indonesia Fase F SMK
A. Menemukan Informasi Aktual dan Akurat pada Teks Berita
Pengertian teks berita dan anatomi struktur piramida terbalik
Teks berita adalah teks yang berisi cerita atau karangan mengenai suatu peristiwa/kejadian yang sedang hangat. Berita itu ditulis di media cetak, disiarkan di radio, ditayangkan di televisi, atau diunggah di situs internet.
Penyajian berita umumnya berurutan dari yang terpenting lalu berlanjut ke bagian yang nilai pentingnya semakin berkurang. Pola penulisan ini disebut Piramida Terbalik.
LEAD (Teras Berita)
Bagian pembuka berita biasa disebut kepala berita memuat informasi utama yang paling penting. Kepala berita diusahakan mengandung jawaban atas pertanyaan unsur “ADIK SIMBA” (Apa, Di mana, Kapan, Siapa, Mengapa, Bagaimana). Informasi terpenting ditempatkan di paragraf awal (lead) agar pembaca langsung memahami inti pokok peristiwa dalam hitungan detik.
"MUNDU (Cirebon) — Tim inovator murid Kelas XI TJKT SMKN 1 Mundu resmi meluncurkan 'Smart Pesisir IoT', sebuah alat deteksi kualitas air tambak udang bertenaga surya di pesisir Mundu Pesisir, Rabu (15/10), guna mencegah gagal panen nelayan setempat."
2. Syarat / Kriteria Teks Berita yang Baik
Kelayakan suatu peristiwa/kejadian untuk dapat diubah menjadi berita ditentukan oleh 6 faktor berikut:
Aktual (Kekinian)
Peristiwa yang baru saja terjadi atau peristiwa yang sedang hangat diperbincangkan publik, bukan peristiwa lama atau sudah kedaluwarsa.
Faktual (Nyata)
Peristiwa yang sifatnya benar-benar nyata, bukan rekayasa, fiktif, atau kabar burung (hoaks), serta berisi data/fakta yang terverifikasi lengkap.
Penting, Unik & Menarik
Menyangkut kepentingan masyarakat luas, tidak biasa (ada unsur kebaruan/inovasi), dan memancing keingintahuan pembaca.
Kedekatan Lokasi (Proximity)
Peristiwanya terjadi di wilayah kepentingan pembaca, bukan di tempat yang terlampau jauh dari kehidupan sehari-hari mereka.
Ekspresi Emosional (Human Interest)
Peristiwanya dapat memancing empati, simpati, tawa, atau mengaduk-aduk emosi positif penonton/pembaca.
Ketokohan / Lembaga Terkenal
Kepopuleran tokoh, pakar teknologi, industri mitra, atau lembaga kejuruan terkemuka yang menjadi topik berita akan memikat atensi publik.
Simulasi Mini: Uji Kelayakan Topik Berita Inovasi
Pilih salah satu ide topik di bawah dan periksa kelayakannya:
Klik salah satu topik di atas untuk menganalisis pemenuhan 6 kriteria teks berita!
3. Unsur Kebahasaan Teks Berita
Kaidah tata kalimat majemuk serta transformasi kalimat langsung dan tidak langsung
Kalimat majemuk adalah kalimat yang terdiri dari dua atau lebih klausa (kalimat sederhana) yang digabungkan menjadi satu. Klausa-klausa tersebut saling berkaitan dengan berbagai cara berdasarkan konjungsi penghubungnya.
1) Majemuk Setara
KoordinatifTerdiri dari klausa yang kedudukannya sejajar/setara. Kedua klausa dapat berdiri sendiri sebagai kalimat mandiri. Dihubungkan konjungsi: dan, atau, serta.
• "Murid TJKT merakit modul sensor dan guru mendampingi pengujian sinyal."
• "Bandung, Cirebon, Sukabumi, serta Garut merupakan bagian dari provinsi Jawa Barat."
2) Majemuk Berlawanan
PertentanganJenis kalimat majemuk setara di mana klausanya bermakna saling bertolak belakang / kontras. Dihubungkan konjungsi: tetapi, melainkan, namun.
• "Ombak di perairan Mundu cukup kencang, tetapi antena Wi-Fi tetap berdiri kokoh."
• "Ini bukan kegagalan sistem, melainkan kalibrasi tegangan baterai tenaga surya."
3) Majemuk Bertingkat
SubordinatifTerdiri dari klausa utama (induk kalimat) dan klausa bawahan (anak kalimat) yang tidak dapat berdiri sendiri. Konjungsi: karena, jika, agar, sehingga, walaupun, meskipun.
• "Nelayan dapat memantau tambak dari rumah [Klausa Utama] karena router mengirimkan data via internet [Klausa Bawahan]."
• "Alat IoT akan menyala otomatis jika kadar oksigen air tambak menurun."
b. Kalimat Langsung dan Kalimat Tidak Langsung
Menyampaikan perkataan narasumber persis seperti yang diucapkan tanpa perubahan bentuk kata. Ditandai tanda petik dua ("..."), koma sebelum tanda kutip, dan mempertahankan kata ganti orang pertama (saya, kami).
Kepala Program TJKT SMKN 1 Mundu berkata, “Kami bangga murid mampu menciptakan inovasi bermanfaat untuk warga nelayan pesisir Mundu.”
Menyampaikan kembali perkataan orang lain dengan perubahan struktur kata: tanpa tanda petik, kata ganti orang berubah (kami → mereka, saya → ia/dia), dan menggunakan kata penghubung seperti bahwa, agar, untuk.
Kepala Program TJKT SMKN 1 Mundu berkata bahwa mereka bangga murid mampu menciptakan inovasi bermanfaat untuk warga nelayan pesisir Mundu.
4. Jenis Berita Berdasarkan Format dan Tujuan Penyampaiannya
Kenali 10 jenis berita dalam dunia jurnalistik modern:
Disampaikan langsung dan lugas berurutan piramida terbalik. Informasi penting di paragraf awal.
Contoh: Laporan penyerahan piagam juara lomba IoT SMK tingkat Jabar.Menyajikan informasi mendalam dan rinci, disertai riset tambahan mengenai latar belakang dan dampak.
Contoh: Laporan khusus dampak sinyal IoT pada produktivitas tambak udang.Menyajikan fakta disertai interpretasi analisis wartawan mengenai konteks dan arah masa depan.
Contoh: Analisis peluang lulusan TJKT Mundu di industri telekomunikasi maritim.Dihasilkan melalui penyelidikan mendalam untuk mengungkap hal tersembunyi atau kontroversial.
Contoh: Penelusuran penyebab rusaknya kabel serat optik bawah laut Cirebon.Berita yang disertai pandangan subjektif penulis atau pakar mengenai isu aktual (editorial/kolom).
Contoh: Kolom pendapat pemerhati vokasi tentang kurikulum AI di SMK.Mengutamakan human interest dengan gaya bercerita santai, detail hangat, dan menyentuh emosi pembaca.
Contoh: Kisah persahabatan 3 murid TJKT merakit inovasi hingga larut malam.Menyajikan ulang peristiwa masa lalu guna memperingati tonggak sejarah penting.
Contoh: Kilas balik perkembangan jurusan komputer di SMKN 1 Mundu sejak berdiri.Berfokus pada budaya populer, musik, film, dan kreasi santai yang menyenangkan penonton.
Contoh: Liputan keseruan pameran gelar karya seni dan teknologi murid SMK.Mengulas peristiwa olahraga, laga tanding, skor, dan profil atlet sekolah.
Contoh: Pertandingan futsal persahabatan antar jurusan teknik SMKN 1 Mundu.Disajikan dalam bentuk visualisasi data grafik, bagan, peta, atau tabel sehingga mudah dipahami dalam sekali lihat. Sangat cocok dipadukan dengan data telemetri IoT dan teknologi jaringan!
Contoh: Infografik persebaran titik hotspot internet gratis di pesisir Cirebon.B. Memahami Penyajian Teks Berita dalam Bentuk Vlog
Teknik naravlog, 4 faktor kunci, dan 4 tahapan proyek pembuatan video berita inovasi yang menghibur
V Definisi & Ciri-Ciri Vlog (Video Blog)
Vlog (video blog / video log) adalah bentuk konten digital video di mana seseorang atau kelompok mendokumentasikan kegiatan, pandangan, atau berita secara visual lalu diunggah ke platform seperti YouTube, Instagram, atau TikTok.
- Berbentuk Video: Menampilkan naravlog berbicara atau memperagakan inovasi secara langsung.
- Topik Spesifik: Membahas fokus karya (misal: demonstrasi antena Wi-Fi pesisir).
- Interaksi Personal: Naravlog menatap lensa kamera sehingga penonton merasa diajak berdialog akrab.
- Platform Digital: Siap dibagikan ke media sosial agar menjangkau audiens luas.
4 Faktor Penting Saat Membuat Vlog
C. 4 Tahapan Proyek Pembuatan Vlog Berita
Merencanakan Ide & Naskah
Curah gagasan (brainstorming), menyusun draf piramida terbalik, dan menyiapkan rundown adegan video.
Menyiapkan Peralatan
Gunakan smartphone dengan kamera jernih, tripod/stabilizer sederhana, dan mikrofon clip-on kabel/wireless.
Produksi, Edit & Unggah
Ambil video dengan sudut rapi, edit dengan software ramah pemula (CapCut/Premiere), pasang judul menarik, tagar, dan thumbnail.
Mempromosikan Video
Sebarkan tautan karya video berita inovasi ke media sosial, grup kelas, dan kanal resmi kejuruan TJKT SMKN 1 Mundu.
Simulasi Latihan Menyajikan Berita Inovasi
Dua tahap: Susun draf naskah inovasi lokal & latih pembacaan berita dengan teleprompter interaktif.
Pilih Studi Kasus Inovasi Lokal TJKT SMKN 1 Mundu
Pilih topik siap pakai atau isi rancangan orisinal kelompok murid Anda:
Smart Aquaculture LoRa Mundu
Alat monitoring kualitas air tambak udang bertenaga surya karya murid TJKT.
Pesisir-Net: Hotspot Tenaga Surya
Pemancar internet Wi-Fi mesh ramah lingkungan untuk komunitas nelayan Mundu.
Robot Trash Cleaner Muara Laut
Perahu nirawak pengumpul sampah muara sungai berbasis kendali Arduino nirkabel.
Naravlog: Murid TJKT
Posisikan pandangan mata sejajar dengan kamera smartphone/laptop Anda
Inovasi IoT Maritim Karya Murid XI TJKT
[PETUNJUK: Klik tombol 'Mulai Siaran' untuk menjalankan teks otomatis]
Halo pemirsa inovasi! Selamat datang di berita terkini SMKN 1 Mundu.
Silakan susun draf naskah Anda di Tahap 1, lalu klik 'Kirim Naskah ke Teleprompter' untuk berlatih membaca dengan artikulasi jelas dan intonasi menghibur!
Kuis Evaluasi Berita Inovasi & Vlog
10 Soal Pilihan Ganda berbobot untuk mengukur pemahaman materi dan kaidah kebahasaan
Memuat soal pertanyaan...
Pencapaian Kompetensi Murid
Evaluasi menyeluruh kuis asesmen dan karya penyajian berita inovasi
Kriteria Ketuntasan Minimal: 75
Selesaikan 10 soal di menu Kuis
Tersusun dengan Piramida Terbalik
SERTIFIKAT KOMPETENSI LITERASI DIGITAL
No. Sertifikat: TJKT-MND/BRT-2026/XI-089
Diberikan secara resmi kepada murid berprestasi:
MURID TJKT
Atas keberhasilan menuntaskan seluruh capaian pembelajaran materi:
“Menyajikan Berita Inovasi yang Menghibur”
Mencakup kompetensi penyusunan naskah berstruktur piramida terbalik, penerapan kalimat majemuk, serta praktik presentasi virtual teleprompter naravlog inovasi teknologi lokal.
Kepala Program TJKT
Tim Pengajar TJKT Mundu
Guru Bahasa Indonesia
Pengampu Fase F
Refleksi Pembelajaran Murid
Evaluasi pengalaman pribadi, pemahaman materi, dan rencana tindak lanjut