Modul Matematika Statistika Terapan Fase F

Penyajian Data Statistika Perikanan & Pengolahan Laut

Selamat datang di media pembelajaran interaktif untuk murid kelas XI APHP & XI APAT SMK Negeri 1 Mundu. Pelajari cara mengolah data mentah menjadi tabel distribusi frekuensi, aturan Sturges, hingga diagram grafis (Histogram, Poligon Frekuensi, dan Ogive) untuk mengambil keputusan akurat di dunia industri dan budidaya perikanan!

XI APHP Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan
XI APAT Agribisnis Perikanan Air Tawar
Tabel & Turus Distribusi Tunggal & Kelompok
Aturan Sturges k = 1 + 3,3 log n
3 Jenis Grafik Histogram, Poligon, & Ogive
10 Butir Kuis Uji Kompetensi Mandiri

Mengapa Murid APHP & APAT Harus Menguasai Penyajian Data?

Penyajian data adalah keterampilan vital dalam menjamin mutu olahan hasil laut dan memantau performa panen budidaya perikanan air tawar.

Kontrol Mutu Produk Olahan (APHP)

Menyajikan data sampling kadar air abon ikan tuna, kadar garam ikan asin, serta berat bersih fillet ikan dalam histogram untuk memastikan konsistensi standar ekspor.

Penerapan: Uji Organoleptik & Kadar Air

Sampling Pertumbuhan Ikan Kolam (APAT)

Mencatat berat dan panjang 80 benih ikan lele atau nila tiap minggu, lalu membuat poligon frekuensi untuk mendeteksi keseragaman ukuran panen dan rasio pakan (FCR).

Penerapan: Sampling Bobot Panen

Evaluasi Ambang Batas Kumulatif

Menggunakan kurva Ogive Kurang Dari dan Lebih Dari untuk mengetahui berapa persen ikan yang sudah mencapai bobot layak jual (≥ 70,5 gram) secara cepat.

Penerapan: Ogive Frekuensi Kumulatif

Tujuan Pembelajaran Murid

Fokus capaian pembelajaran matematika statistika bagi murid kelas XI APHP dan XI APAT SMK Negeri 1 Mundu:

01

Tujuan Pokok

Murid mampu menyajikan data dengan benar.

Murid terampil mentransformasi data mentah hasil pengamatan lapangan (kolam budidaya air tawar maupun pabrik pengolahan ikan) ke dalam format tabel dan grafik standar statistik yang baku, informatif, dan mudah dipahami.

02

Kriteria Ketercapaian (KKTP)

  • Murid mampu menyusun tabel distribusi frekuensi data tunggal dan bergolong.
  • Murid mampu menerapkan aturan Sturges (k = 1 + 3,3 log n) untuk menentukan banyak dan panjang kelas.
  • Murid mampu menentukan tepi bawah, tepi atas, dan titik tengah kelas interval.
  • Murid mampu menyajikan grafik Histogram, Poligon Frekuensi, dan kurva Ogive secara tepat.

1. Tabel Distribusi Frekuensi Data Tunggal

Data mentah yang baru dikumpulkan biasanya belum terurut. Langkah awal murid adalah mengurutkan data dan menyusunnya dalam tabel distribusi tunggal.

Contoh Data Mentah (30 Murid):

5, 7, 6, 6, 8, 4, 5, 6, 7, 5, 6, 9, 3, 6, 6, 7, 9, 7, 7, 8, 5, 5, 8, 8, 9, 5, 6, 7, 8, 7

Dari catatan acak di atas, informasi pola nilai belum terlihat jelas. Oleh karena itu, murid mengelompokkan data menggunakan turus (tally) ke dalam tabel frekuensi tunggal berikut:

Nilai (x) Tally (Turus) Frekuensi (f) Persentase (%)
3|13,3%
4|13,3%
5|||| |620,0%
6|||| ||723,3%
7|||| ||723,3%
8||||516,7%
9|||310,0%
Jumlah - 30 100%

Keterbatasan Data Tunggal: Jika rentang data sangat lebar dan jumlah data sangat banyak (misal bobot ikan dari 35 gram sampai 99 gram), tabel data tunggal akan terlalu panjang. Solusinya adalah menyusun Tabel Distribusi Data Berkelompok.

2. Tabel Data Berkelompok & Aturan Sturges

Pedoman ilmiah untuk menentukan banyak kelas (k) dan panjang interval kelas (p) agar data tersaji seimbang.

Langkah 1
Rentangan / Jangkauan (R)

Selisih antara data terbesar dengan data terkecil.

R = Data Terbesar - Data Terkecil

Contoh: 99 - 35 = 64

Langkah 2
Banyak Kelas (k) - Sturges

Banyaknya baris kelompok kelas yang dibentuk.

k = 1 + 3,3 log n

n = 80 ⟹ k = 1 + 3,3(1,9031) = 7,28 (7 atau 8)

Langkah 3
Panjang Interval Kelas (p)

Lebar cakupan nilai dalam satu kelas interval.

p = Rentangan / Banyak Kelas

p = 64 / 7 = 9,14 ⟹ diambil 10

Laboratorium Interaktif: Kalkulator Aturan Sturges

Murid dapat memasukkan jumlah data (n), nilai minimum, dan maksimum untuk menghitung R, k, dan p secara otomatis:

3. Istilah-Istilah Interval Kelas (Tepi & Titik Tengah)

Membantu murid memahami istilah batas kelas, tepi bawah, tepi atas, dan titik tengah yang menjadi koordinat pembuatan grafik.

Rumus Esensial Koordinat Interval
Tb = Bb - 0,5  |  Ta = Ba + 0,5  |  Xi = (Bb + Ba) / 2

Tb: Tepi Bawah | Ta: Tepi Atas | Bb: Batas Bawah | Ba: Batas Atas | Xi: Titik Tengah Kelas.

Kelas Interval Batas Bawah (Bb) Batas Atas (Ba) Tepi Bawah (Tb) Tepi Atas (Ta) Titik Tengah (Xi) Frekuensi (f)
31 - 40314030,540,535,52
41 - 50415040,550,545,53
51 - 60516050,560,555,55
61 - 70617060,570,565,514
71 - 80718070,580,575,524
81 - 90819080,590,585,520
91 - 1009110090,5100,595,512

4. Tabel Distribusi Frekuensi Kumulatif

Membagi frekuensi kumulatif menjadi dua jenis: Kurang Dari (≤) dan Lebih Dari (≥).

Daftar Kumulatif "Kurang Dari" (≤)

Menggunakan acuan Tepi Atas (Ta). Menghasilkan Ogive Positif.

Nilaifkum Kurang Dari
≤ 40,52
≤ 50,55 (2 + 3)
≤ 60,510 (5 + 5)
≤ 70,524 (10 + 14)
≤ 80,548 (24 + 24)
≤ 90,568 (48 + 20)
≤ 100,580 (68 + 12)

Daftar Kumulatif "Lebih Dari" (≥)

Menggunakan acuan Tepi Bawah (Tb). Menghasilkan Ogive Negatif.

Nilaifkum Lebih Dari
≥ 30,580
≥ 40,578 (80 - 2)
≥ 50,575 (78 - 3)
≥ 60,570 (75 - 5)
≥ 70,556 (70 - 14)
≥ 80,532 (56 - 24)
≥ 90,512 (32 - 20)

5. Studio Grafik Interaktif (Histogram, Poligon, Ogive)

Visualisasi grafik statistik dinamis berbasis vektor SVG dengan data riil kejuruan SMK Negeri 1 Mundu.

Diagram Statistik Interaktif

Arahkan kursor ke batang/titik grafik untuk melihat detail nilai
Histogram

Batang segi empat saling berimpit tanpa celah. Sumbu mendatar memuat tepi kelas (Tb dan Ta).

Poligon Frekuensi

Garis lurus yang menghubungkan titik-titik tengah (Xi) dari puncak masing-masing batang histogram.

Kurva Ogive

Grafik frekuensi kumulatif. Ogive positif selalu menanjak, sedangkan Ogive negatif selalu menurun.

6. Penerapan Kontekstual di APHP & APAT

Studi kasus implementasi penyajian data dalam praktik kejuruan di SMK Negeri 1 Mundu.

🐟 Studi Kasus 1: Sampling Panen Ikan Nila (XI APAT)

Murid jurusan APAT mengambil sampel acak 40 ekor ikan nila dari kolam pembesaran. Berdasarkan poligon frekuensi, puncak frekuensi terbanyak (14 ekor) berada pada rentang 61 - 70 gram. Melalui kurva Ogive Lebih Dari, murid mengetahui bahwa 85% ikan sudah melampaui bobot 50,5 gram, sehingga jadwal panen dapat ditentukan 2 minggu ke depan.

🍱 Studi Kasus 2: Kontrol Mutu Abon Ikan Tuna (XI APHP)

Di laboratorium pengolahan hasil perikanan, murid APHP menguji kadar air abon ikan tuna. Standar SNI mensyaratkan kadar air di bawah 18%. Dengan menyajikan data dalam histogram dan tabel kumulatif kurang dari (≤ 18,5%), murid dapat langsung mengidentifikasi bahwa 30 dari 50 kemasan (60%) telah memenuhi standar mutu SNI, sedangkan sisanya perlu perpanjangan waktu pengeringan dehidrator.

Kuis Pemahaman Penyajian Data

Uji kemampuan murid dalam menyusun tabel distribusi frekuensi, aturan Sturges, tepi kelas, frekuensi kumulatif, serta membaca grafik Histogram, Poligon, dan Ogive.

Informasi Kuis:
β€’ Terdiri dari 10 butir soal pilihan ganda.
β€’ Mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran murid secara terpadu.
β€’ Rapor nilai dan pembahasan langkah demi langkah akan langsung tampil pada Halaman Hasil.
Soal 1 dari 10
Waktu: 00:00
Topik Soal

Teks Soal...

0
DARI 100

Rapor Capaian Belajar Murid

Silakan selesaikan kuis terlebih dahulu pada menu Kuis untuk melihat hasil evaluasi.

Murid: Belum Mengerjakan Kelas: XI APHP / XI APAT

Analisis Penguasaan Indikator Kompetensi Murid

1. Dasar Distribusi & Sturges

0%

Kemampuan menghitung Rentangan (R), banyak kelas (k), dan panjang kelas (p).

2. Anatomi Tepi & Titik Tengah

0%

Ketepatan menentukan batas nyata (Tb & Ta) dan titik tengah interval (Xi).

3. Grafik & Interpretasi Kontekstual

0%

Kecakapan menyajikan dan membaca Histogram, Poligon, dan Ogive di perikanan.

Lembar Pembahasan Lengkap & Kunci Jawaban

Ulasan komprehensif setiap butir soal

Belum ada data pengerjaan kuis. Buka menu Kuis untuk mulai mengerjakan.

Lembar Refleksi Belajar Murid

Melalui refleksi mandiri, murid dapat mengukur perkembangan pemahaman, mengenali materi yang memerlukan pendalaman, dan merancang komitmen belajar berikutnya.

Pilih salah satu predikat bintang di bawah ini:
β˜… 1 - Kurang Paham
β˜…β˜… 2 - Cukup Paham
β˜…β˜…β˜… 3 - Paham Baik
β˜…β˜…β˜…β˜… 4 - Sangat Paham
β˜…β˜…β˜…β˜…β˜… 5 - Mahir Sempurna
Contoh: Perhitungan aturan Sturges, visualisasi histogram batang berimpit, atau kurva ogive.
Contoh: Menghitung frekuensi kumulatif lebih dari, menentukan batas bawah interval pertama, dll.
Hubungkan dengan kegiatan sortasi panen ikan di kolam atau kontrol mutu abon/ikan asin di laboratorium.

β€œData yang tersaji dengan benar adalah cermin kejujuran ilmiah, penentu ketepatan mutu industri, dan kunci keberhasilan panen perikanan masa depan.”

Motto Pembelajaran Murid Kelas XI APHP & XI APAT SMK Negeri 1 Mundu