Modul Pembelajaran TKJ

Created by TATANG. S.Kom

Model & Topologi Jaringan Komputer

Panduan alur belajar praktik interaktif bertahap dari konsep dasar hingga konektivitas nirkabel jarak jauh modern.

Alur Praktik Bertahap

Tahap 01

Topologi Peer to Peer

Kabel UTP Crossover / Direct
Lihat Simulasi

Koneksi sederhana antara dua komputer langsung tanpa menggunakan perangkat perantara (*intermediary device*). Dasar untuk memahami alamat IP dan komunikasi data point-to-point.

Langkah Praktik
  • Hubungkan PC-01 dan PC-02 menggunakan Kabel LAN (UTP Crossover / Straight Auto-MDIX).
  • Konfigurasi IP Statis (misal PC-01: 192.168.1.1/24 & PC-02: 192.168.1.2/24).
  • Buka Command Prompt (CMD) lalu uji koneksi dengan perintah ping 192.168.1.2.
Tahap 02

Topologi Star

Switch Unmanaged / Managed
Lihat Simulasi

Menghubungkan multiple komputer (3+) ke satu titik pusat menggunakan Switch. Topologi ini paling banyak digunakan di perkantoran dan lab sekolah saat ini.

Langkah Praktik
  • Hubungkan minimal 3-4 unit PC ke port Switch menggunakan kabel UTP Straight-Through.
  • Atur IP Address seluruh PC pada blok subnet yang sama (misal 192.168.1.X/24).
  • Lakukan tes kuis pengiriman data (Ping / File Sharing) secara berbarengan antar host.
Tahap 03

Topologi Hirarki (Tree) (Router)

Router & Multi-Switch
Lihat Simulasi

Pengembangan topologi bertingkat (cabang). Menggabungkan beberapa kelompok topologi Star dan dihubungkan oleh Router untuk komunikasi antarsegmen network yang beda subnet.

Langkah Praktik
  • Buat 2 grup Switch tersendiri (Grup Lab-A dan Grup Lab-B).
  • Hubungkan kedua Switch ke port Ethernet terpisah pada Router MikroTik / Cisco.
  • Konfigurasi IP Gateway & Static/Dynamic Routing agar kedua subnet beda segmen bisa saling berhubungan.
Tahap 04

Point-to-Point (PtP) Wireless

Radio Wireless Outdoor (Access Point)
Lihat Simulasi

Menghubungkan dua lokasi gedung terpisah secara nirkabel (Wireless bridging) tanpa menggunakan kabel fisik antar bangunan.

Langkah Praktik
  • Konfigurasi Perangkat A sebagai mode Access Point (AP) / Master.
  • Konfigurasi Perangkat B sebagai mode Station / Client / Receiver dan hubungkan SSID-nya.
  • Lakukan penyelarasan arah antena (Antenna Alignment) untuk mendapatkan sinyal terbaik (dBm rendah).