Alur Praktik Bertahap
Koneksi sederhana antara dua komputer langsung tanpa menggunakan perangkat perantara (*intermediary device*). Dasar untuk memahami alamat IP dan komunikasi data point-to-point.
- Hubungkan PC-01 dan PC-02 menggunakan Kabel LAN (UTP Crossover / Straight Auto-MDIX).
- Konfigurasi IP Statis (misal PC-01: 192.168.1.1/24 & PC-02: 192.168.1.2/24).
- Buka Command Prompt (CMD) lalu uji koneksi dengan perintah ping 192.168.1.2.
Menghubungkan multiple komputer (3+) ke satu titik pusat menggunakan Switch. Topologi ini paling banyak digunakan di perkantoran dan lab sekolah saat ini.
- Hubungkan minimal 3-4 unit PC ke port Switch menggunakan kabel UTP Straight-Through.
- Atur IP Address seluruh PC pada blok subnet yang sama (misal 192.168.1.X/24).
- Lakukan tes kuis pengiriman data (Ping / File Sharing) secara berbarengan antar host.
Pengembangan topologi bertingkat (cabang). Menggabungkan beberapa kelompok topologi Star dan dihubungkan oleh Router untuk komunikasi antarsegmen network yang beda subnet.
- Buat 2 grup Switch tersendiri (Grup Lab-A dan Grup Lab-B).
- Hubungkan kedua Switch ke port Ethernet terpisah pada Router MikroTik / Cisco.
- Konfigurasi IP Gateway & Static/Dynamic Routing agar kedua subnet beda segmen bisa saling berhubungan.
Menghubungkan dua lokasi gedung terpisah secara nirkabel (Wireless bridging) tanpa menggunakan kabel fisik antar bangunan.
- Konfigurasi Perangkat A sebagai mode Access Point (AP) / Master.
- Konfigurasi Perangkat B sebagai mode Station / Client / Receiver dan hubungkan SSID-nya.
- Lakukan penyelarasan arah antena (Antenna Alignment) untuk mendapatkan sinyal terbaik (dBm rendah).